Sabtu, 18 Desember 2010
Selasa, 07 September 2010
Risalah Hati dan Mistikus Cinta karya Anam

Judul Buku : Risalah Hati*
Karya : Anam Khoirul Anam
Genre : Sastra (Antologi: Aporisma dan Puisi)
Ukuran : 14 x 21 cm (132 halaman)
Harga : 25.000,- (Dua Puluh Lima Ribu Rupiah); sudah termasuk ongkos kirim
Sinopsis:
Biarlah waktu yang akan menjelaskan segala apa yang tersimpan di dalam hatiku atas apa yang aku rasakan, sebab kata-kataku takkan cukup untuk mewakili atau pun mengungkap segala apa yang menjadi maksud dari Hakikat jiwa sesungguhnya.
***
Buku ini tak sekedar menjadi ungkapan hati dan perasaan semata, namun juga memiliki kekuatan di dalamnya. Dikemas dengan gaya sastra aporismik, puitis, dan akan membawa imaji pembacanya ke dalam ruang menakjubkan.
Jika Anda berminat silahkan kirm sms dengan format sebagai berikut
Risalah Hati (Spasi) Jumlah Buku (spasi) Nama anda (Spasi) Nomer Telp (Spasi) alamat anda dengan kode pos (Spasi) Email Anda. Kirim sms ke 085729600418 buat buku Risalah Hati

Anam Khoirul Anam 29 Agustus jam 1:21
Judul Buku : Mistikus Cinta*
Karya : Anam Khoirul Anam
Genre : Sastra (Antologi Aporisma)
Ukuran : 13 x 17 cm (102 halaman)
Jenis Kertas : HVS
Harga : 25.000,- (Dua Puluh Lima Ribu Rupiah); sudah termasuk ongkos kirim
Sinopsis:
Kau tak kan pernah menemukan mereka yang luarbiasa di tengah hingarbingar memabukkan. Kau juga tak kan bisa berbicara dengan mereka jika akalmu telah jatuh di kerendahan telapak kakimu. Sebab mereka yang dikaruniai keluarbiasaan hidup akan menghindari semua itu dan lebih ingin mengasingkan diri mereka di keheningan malam sunyi. Mereka bekerja sedari fajar terbit hingga terbenam di ufuk barat. Bersikap sederhana terhadap kehidupannya, dan mereka senantiasa terjaga walau kedua matanya terpejam.
***
Mistikus Cinta hadir bak arus air yang berdenting bening dari goa kesunyian. Ia mengalir lembut menuju hamparan samudera. Tak sekedar menjadi ungkapan hati dan perasaan, karya ini juga sedemikian kental dengan nuansa Aporismik yang begitu menakjubkan.
Jika Anda berminat silahkan kirm sms dengan format sebagai berikut
PAKET Mistikus (Spasi) Jumlah Buku (spasi) Nama anda (Spasi) Nomer Telp (Spasi) alamat anda dengan kode pos (Spasi) Email Anda. Kirim sms ke 085729600418 buat buku Mistikus Cinta
UNTUK PEMBAYARAN BISA DITRANSFER MELALUI BANK* SETELAH BARANG/BUKU BERADA DI TANGAN ANDA.
TERIMA KASIH.
*) NOMOR REKENING MENYUSUL SETELAH ANDA SEPAKAT
Kamis, 08 April 2010
CINTA TERCARIKAN ILUSI
Cinta Tercarikan Ilusi
Oleh : MUCHOJIN PUJI SANTOSO
Tuhan ijinkan aku
Menemukan cintamu
Sebait puisi akan dimaknai
hilang lekang oleh putaran ruang dan waktu
adakah kebenaran yang tidak menyakiti
tanyaku pada sebatang rokok
kepulan asap terbang
kesisi cinta suci-Nya
berapa banyak manusia hidup
dari kepulan ilusi
adakah cinta akan terimaji
ruang kosong ilusi cinta
menenggelamkan aku
dalam rindu tak tertahankan
kapankah aku kembali.
Caren KKN uin suka
terbungkus waktu
Terbungkus Waktu
Oleh MUCHOJIN PUJI SANTOSO
Perjalanan panjangku
Selalu menyisakan tanya
Apa yang sebenarnya terjadi
Refleksi panjang menemani hati
Membawa kenangan dan harapan
Alankah indah bila kita sadar
Mengapa mesti bingung takut masa depan
Trauma masa lalu
Ikat masa masa itu.
Agar tak kuasai hidupmu
Biarkan kesadaran bermekaran
Menyelesaikan persoalan hidup
Saat ini.
AGAMA DITITK NADIR
AGAMA DI TITIK NADIR
OLEH MUCHOJIN PUJI SANTOSO
Sepekat inikah wajahmu
Seram aku menatap
Dimanakah mutiara-mutiara
hikmah berpijar
Di rongga dada telah padam
Dimata telah merah
Menawarkan dendam
Telinga telah pecah
Menampar indah bak gasing
Berputar dan berjudi
Agama
Arena laga dan judi
Menghitung untung dan rugi
Diatas mimbar
Mengatas nama-namakan
Hikmah dan kebijaksanaan
Terselubung indah
Filsafat, politik, ekonomi
Semua membisu seribu tanya
Agama bukan untuk orang lain tetapi untuk diri sendiri
Mutiarapun belum tentu engkau
Temukan ditempat para raja
Namun dapat engkau temukan di dasar samudera
Dalam perut kerang.
xenophobia
XENOPHOBIA
Oleh MUCHOJIN PUJI SANTOSO
21 MEI 1988 REFORMASI
SOEHRTO DITELANJANGI
KRONIKRONINYA
SIBUK SELAMATKAN DIRI
PUTRA KETURUNAN CINA
DI INJAK-INJAK KELAMINNYA
DIBAKAR HIDUP HARGA DIRINYA
HINGGA MASIH NAMPAK DIMUKA KITA
KEBENCIAN PADA ORDE BARU
TIDAKKAH KITA BERFIKIR DAN MELIHAT JAUH
SIAPAKAH DIA
SIAPAKAH PENGHUJAT ITU
XENOPOBIA
MENGGEJALA DALAM ALIRAN DARAH MEREKA
TRENGGALEK 23 AGUSTUS 2006
RACUN
Racun
oleh Muchojin Puji Santoso
TELAH MERASUK DALAM TUBUHKU
HINGGA PIKIRAN MENUMPUL
RASA HAMBAR SELIMUTI
MIMPI-MIMPIKU
TAK TERMAKNAI
DIUJUNG SENJA INI
RACUN-RACUN GANAS
MENJADI DAGING DAN TULANG BELULANG
HINGGA METAFISIKAKU TUMBANG
SENDI-SENDI KEHIDUPAN
DIATAS SINGGASANA ITU AKU BAGAIKAN MONYET MEMAKAI MAHKOTA
DALAM TUBUH BUTUH PENAWAR
TRENGGALEK 21 AGUSTUS 2006
xenophobia 11
XENOPHOBI II
Oleh MUCHOJIN PUJI SANTOSO
AGAMA ISRAEL ENGKAU HUJAT
PALESTINA ENGKAU BELA
NASRANI ENGKAU CELA
ISLAM ENGKAU PUJA
AHMADIYAH DIHANCURKAN
HINGGA BERKEPOMPONG
TIDAKKAH DIDALAM HATIMU ADA CINTA KASIH
ENGKAU KATAKAN TERSESAT
APAKAH KAMU MAMPU SELAMATKAN MUSUHMU
BUKANKAH JUNJUNGANMU SELALU BEGITU
TRENGGALEK 22 AGUSTUS 2006
xenophobia
XENOPHOPBIA
Oleh MUCHOJIN PUJI SANTOSO
MATA TELAH BUTA AKAN CAHAYA
TELINGA-TELINGA
TAK MENERIMA TAMU
ENTAH
BAGAIMANAKAH INI TERJADI
SENYUM BISU MENAMPAR LANGIT DAN MEGA
LANGIT DIKUTUK SAAT BANJIR
MEGA DICACI MEMBANGUNKAN AYAM
HINGGA MATA SULIT TERPEJAM
INIKAH
MORAL CINTA KASIH, ADAT AGAMA
YANG KAU PERTAHANKAN
NYAWA HILANG TAK JADI PENGHALANG
APAKAH SEMUA ASLI
TRENGGALEK 22 AGUSTUS 2006
Rabu, 07 April 2010
tak mengerti
TAK MENGERTI
Oleh MUCHOJIN PUJI SANTOSO
Hati pergi tanpa menawar
Jejak hati terkubur sukma
Aku menanti bukan rindu
Engkaulah angin bertingkah
Mawar gugur lemahkan hati
Sari pati angin menjadi angan
Bertindih kelandi
Adanya nyata mainkan ego.
Caren kkn uin sunan kalijaga 2006
sejarah
SEJARAH
oleh Muchojin Puji Santoso
Kuingat dalam kelabu
Darah menghitam hingga pembuluh hati
Kesadaranku memercik diantara mimpi
Beribu-ribu bintang memainkan ekstaseku
Ribuan tahun kebelakang
Ada jiwa tumbuh subur dibawah panji kekuasaan
Ada jiwa kerdil dilalap kaca benggala
Ada jiwa yang tak termaknai
Bermahkotakan hijab permata
Ku ingat
Hanya dalam hubungn angka
Entah
Sampai kapankah sejarah
Menutup diri dan selalu
TRENGGALEK 07 AGUSTUS 2006
lidah
Lidah
oleh Muchojin puji santoso
Akan ku lukis langit dengan darah
Kumerahkan dari ujung utara hingga selatan
Ku ingat sengkuni
Mengadu domba perang barata yudha
Lidah symbol merah penumbah arah
Maka berhatilah
Jangan remehkn kecilnya
TRENGGALEK 20 AGUSTUS 2006
Sabtu, 03 April 2010
Titip Riindu
Tuhan mengapa engkau titipkan rindu ini kedalam hatiku. Jika memang rindu ini dari-Mu ijinkan aku terus bersama-Mu untuk selamanya. Hatiku selalu gundah gulana memikirkanmu dan nasibku ketika perjumpaan itu tiba. Apakah aku akan bersama dengan rahmad-Mu ataukah dengan keadilan-Mu. Jika aku engkau sambut dengan rahmadmu alangkah bahagianya hatiku. Tetapi jika keadilanmu yang berbicara entah aku akan menjadi apa ? dan bagaimana nasibku dan rinduku ini.
Tuhan apakah rindu ini harus kulawan, biar jiwa ini tidak berbaik sangka kepadamu yang menyebabkan aku lupa dan berbangga diri dengan ampunan-Mu. Akulah seorang muslim yang akan di ampuni oleh Allah ataukah aku akan menjadi seorang yang berputus asa dari rahmadmu. Akulah pendosa besar, tuhan tidak akan mengampuni dosa-dosaku karena telah terlampaui banyaknya. Tuhan seimbangkanlah jiwaku dalam raja' dan khauf.
Tuhan ataukah kubiarkan rindu ini seperti hembusan angin yang datang dan pergi.
Gitar
GITAR
Oleh: Muchojin Puji Santoso
Berpuluh hari aku renungkan
Sedikit demi sedikit kutemukan makna
Dari berbagai kehidupan
Makna bunyi gitar
bukanlah sebagai suatu tanpa sebab.
Pasti ada gumanku.
Bagaiamanakah bunyi memekakkan telinga
Bagaiamanakah bunyi menidurkan bayi
Bagiamankah bunyi membuat pilu menjadi-jadi
Disinilah aku mulai temukan
Dunia ini akan berbunyi
Sebagaimana engkau petik.
Petiklah hidupmu dengan indah
Supaya not-not merdu kudengar.
PANGGUNG
PANGGUNG
Dunia ini panggung sandiwara
Tetapi bukan untuk menghibur
Dunia ini media tempatmu
Mematahkan ego-egomu.
Doa
DOA
Adakah kita
Menemani jiwa nakal ini
Menemui Tuhan semesta
Tersenyum dengan indah.
Adakah jalan itu buat kita lalui?
Minggu, 07 Maret 2010
Pujangga Kerinduan
Haruskah cinta kumaknai dengan caraku sendiri ataukah kupanggil seribu pujangga untuk memahaminya. Bila cinta itu mimpi berikan aku waktu untuk bermimpi dengannya. Telaga cinta memang luas seluas nama-Mu. Masukkanlah makrifat kedalam hatiku sehingga cintaku kepada-Mu semakin menghujam dalam kalbu. Dan namamu mengalir dalam setiap atom tubuhku. Sampai tulang-tulangkupun akan merindukanmu
Maafkan Cinta
Maafkan cinta, bila cinta ini hanya ada pada goresan hati kita, yang membuat kita terluka. Biarkan aku memilih yang kekal dan abadi. Tatapan mata kita tak pernah berbohong. Di antara kita telah terikat rasa yang begitu kuat dan mendalam. Inilah pilihanku. Di gunung pring magelang aku berdoa semoga engkau memperoleh kekasih tempatmu berkeluh kesah sehingga membuat jiwamu tenang dan berkata fabiayyi ala lirabbika tukaddiban 'kenikmatan Tuhan manakah yang akan engkau dustakan' mendengar itu jiwaku tenang dan damai dan ruh ini akan tenang bersama-Nya, Tidak lagi memikirkanmu. 'Rahula' budha pernah bilang. Ketika budha di goda oleh maya.
Kamis, 21 Januari 2010
PERJALANAN
oleh Muchojin Puji Santoso
Ribuan pencari jati diri
Berkeliaran menempuh jalan sunyi
Bagaikan angin yang tak pernah
Merasakan ketenangan
Sedang ia terus bergejolak
Ketika di utara ingin di selatan
Ketika diselatan ingin di utara
Tidak timur tidakpun barat
Menenangkan dahaga.
Oleh karna itulah disebut angin.
Apakah pencarian itu seperti angin ?
Bukan ilmu, bukan teologi, bukan pula teknologi
Tirta prawita suci
Hantarkan jiwa-jiwa yang penuh dengan keputus asaan
Menuju perjalanan kedalam diri
Dada bergelora
Bagaikan merangkak ke angkasa
Semakin tinggi semakin luas
Hingga kebingungan kian menjadi
Adakah makna dari tiap perjalanan.
Jika ia seperti angin.
yogyakarta 23 januari 2009